Langsung ke konten utama

2

Aku meyakini yang diceritakan seseorang kepada orang lain bahkan sahabatnya adalah hal yang biasa saja. Bukan yang istimewa. Karena biasanya sesuatu yang terbaik maupun yang terburuk akan disimpan sendiri. Siapa yang sudi berbagi hal-hal seperti itu?.


Semakin aku banyak berkeluh kesah tentang diriku terhadap orang lain, semakin aku membeberkan hal-hal pribadi aku menjadi semakin rentan dan merasa begitu terbuka. Entah tapi itu tak mengenakkan. Aku seperti ditelanjangi sedikit demi sedikit. Dan berada di kondisi rentan membuat ku tak nyaman. Maka aku memilih menjadi pendengar saja. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berawal dari Setapak Keyakinan

Berawal dari Setapak Keyakinan* Judul Buku   : Yasmin Penulis.         : Diyana Millah Islami Penerbit         : Bunyan (PT Bentang Pustaka) Tahun Terbit : pertama, 2014 ISBN.             : 978-602-291-013-8 Diyana Millah Islami adalah penulis asal Situbondo yang merupakan pemenang pertama dalam lomba menulis 1000 wajah muslimah yang didakan bentang pustaka. Novel yang berhasil menarik perhatian para juri itu berjudul Yasmin. Dalam novel Yasmin ini berkisah tentang seorang gadis kecil bernama Yasmin di daerah pinggiran kota Jember yang sangat ingin merasakan menjadi seorang santri, tapi keinginan kuatnya tersebut harus juga berhadapan dengan keteguhan hati emak untuk tidak mengizinkan putrinya dengan alasan tak adanya yang menjaga sang keponakan yang ditinggal mati ibunya dan tak ada yang membantu sang ibu dalam keperluan mengurus keperluan rumah tangga karena ibunya harus menggantikan sang ayah meng...

Tentang

Di kedalaman matamu, ada sewujud sungai. Tersembunyi di antara ribuan sinar. Sungai yang beriak pelan mengalur sepanjang pandang. Ada wujud yang disembunyikannya di tengah malam. Diantara ribuan lelap dan mimpi, Tentang sepi yang menyakitkan, tentang hal mudah yang tak terkatakan. Sungai itu begitu dalam, begitu kelam.